Kupi Beurawe (Kubra), Tempat Ngopi dan Silaturahmi Ala Aceh

nyicip-kupi-kubra-front-2

Minum kopi sudah menjadi budaya di Aceh, propinsi paling ujung barat Indonesia ini. Tidak heran kalau Banda Aceh, ibukotanya, juga sering disebut-sebut sebagai kota 1001 warung kopi, saking banyaknya warung kopi di kota ini. Nggak mau ketinggalan dong, saya juga pengen nyicipin kaya gimana sih asiknya ngopi di warung kopi seperti para penduduk Aceh.

Saat saya berkunjung ke Aceh kemarin, saya diajak oleh seorang blogger Aceh, bang Hasbi, untuk mengunjungi salah satu warung kopi yang ngetop. Namanya Kopi Kubra. Ternyata itu adalah singatan dari Kupi Beurawe. “Tapi kita datangnya pagi-pagi ya, setelah adzan subuh… Yah kira-kira jam 6, lah,” kata bang Hasbi. Waduh, pagi amat! Kalau di pulau Jawa, jarang-jarang nemu warung kopi yang udah buka pagi-pagi buta begitu kan hehehe. “Karena kamu harus melihat bagaimana serunya pengunjung kopi Kubra ini di pagi hari,” jelasnya. Ooohh asik juga ya. Oke deh.

Kopi hitam, kopi Sanger, dan berbagai cemilan di Kupi Kubra

Kopi hitam, kopi Sanger, dan berbagai cemilan di Kupi Kubra

Maka dengan berbekal kerudung yang manis – karena warung kopi kebanyakan pengunjungnya adalah laki-laki, maka untuk menghormati Syariat Islam yang berlaku di Aceh, sebaiknya perempuan menggunakan kerudung untuk menutupi kepala dan baju yang sopan, tentunya – keesokan paginya saya dan teman-teman berangkat ke Kopi Kubra jam 6 lewat (karena telat bangun). Ternyata kedai kopi ini tempatnya lumayan besar juga. Sekitar pukul 6.30 kami sampai di Kubra, tempatnya sudah nyaris penuh pengunjung! Untung bang Hasbi berhasil mendapatkan satu meja buat saya dan teman-teman.

Dan benar saja, pengunjungnya kebanyakan laki-laki. Kalau kata bang Hasbi, jadi para pengunjung kedai di pagi hari ini biasanya adalah para pria yang baru selesai ibadah solat subuh di masjid. Jadi abis solat trus pada kongkow ngopi-ngopi dulu sambil ngobrol sebelum kembali ke rumah dan siap-siap bekerja atau ke kantor. Seru juga ya!

Teknik seduh manual di Kopi Kubra

Teknik seduh manual di Kopi Kubra

Setelah kami duduk, kami memesan kopi. Ada kopi hitam dan kopi sanger, alias kopi susu. Naahh kalo ini saya suka banget nih. Jadi saya memesan segelas kopi sanger. Kopi yang digunakan di kedai ini rata-rata adalah kopi jenis robusta. Penyeduhannya pun menggunakan teknik manual, direbus dengan api dari tungku kayu bakar dan disaring. Seru banget liat si bapak penyeduh kopi beraksi menuangkan dan menyaring kopi sambil mengangkat tangannya tinggi-tinggi.

Tak lama ada juga beberapa piring penuh jajanan mendarat di atas meja. Wah, ada apa aja nih? Mulai dari ubi goreng, risoles, pulut (ketan), sampai roti canai pun ada. Dengan kondisi baru bangun tidur dan belum sarapan, tentu saja dalam sekejap jajanannya disamber hehehe.

Tidak hanya cemilan, untuk sarapan, di kedai kopi Kubra ini juga menyediakan nasi bungkus dengan berbagai macam isi. Ada yang isi udang, ayam, telurโ€ฆ Nah, saya pilih yang isi udang deh. Kalau di Jawa, nasi bungkus ini mirip dengan nasi kucing. Alias nasi plus sambal dan lauk sedikit yang dibungkus daun pisang. Naahh tapi yang satu ini nasinya mirip nasi uduk. Gurih gitu. Enaakk! Duh sayang porsinya kecil. Jadi pengen nambah lagi deh. Tapi karena banyak jajanan yang pengen dicicip juga, jadi pelan-pelan deh makannya.

Nasi bungkus isi udang ini gurih dan nikmat banget!

Nasi bungkus isi udang ini gurih dan nikmat banget!

Harga kopi dan makanan-makanan ini pun terhitung murah pake banget. Jadi nggak heran sih kalau banyak yang doyan banget nongkrong di kedai kopi Kubra ini dari subuh. Lah, kalo deket dari rumah saya juga saya bakalan mau kok, hehehe. Apa harus ke Aceh lagi nih biar bisa ngopi dan makan nasi udang pagi-pagi? ๐Ÿ™‚
Silakan tonton keseruan nyicip kopi dan makanan di Kopi Kubra di bawah ini ya.

Ditulis pada:May 29, 2016

Komentar: 2 Komentar

2 Comments add one

  1. Yudi says:

    asyeeek.. si teteh resmi jadi orang banda aceh. oh ya teh, yang bikin orang aceh itu rame ke warkop bukan masalah harga teh. tapi rasa kopi dan siapa aja yang ngumpul di situ ๐Ÿ˜€

    • Ratri Adityarani says:

      ahahahahahak pengen balik lagiiii ke banda aceh! ๐Ÿ˜€ kopi & makanannya enak enaaakk huhuhu

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *